Berikut ini jenis-jenis bunga anggrek yang dapat ditemui di Indonesia
1. Bunga anggrek hitam (Coelogyne pandurata)
Coelogyne pandurata ditemukan di Malaysia, Sumatera, Kalimantan dan
Filipina sebagai tumbuhan berukuran besar, banyak ditemukan di
pohon-pohon besar di dekat sungai. Bunga-bunga yang secara bersamaan
membuka sangat harum madu tetapi masa hidupnya singkat.
2. Anggrek selop wanita tropis (Paphiopedilum glaucophyllum)
Anggrek selop, nama umumnya adalah daun hijau bersinar Paphiopedilum atau sandal wanita tropis, adalah spesies tanaman berbunga dalam marga tumbuhan Paphiopedilum.
Anggrek selop adalah anggrek tanah yang tumbuh dengan tinggi sekitar
30-45 cm. Daun dilapisi lilin, warna biru-hijau terang, lonjong-bulat
panjang dan sempit, dengan panjang sekitar 30 cm.
Bunganya sekitar 8-11 cm (3,1-4,3 in) lebar. Bentuknya menyerupai tas
atau sepatu wanita (maka bunga ini biasa disebut sebaagai selop/sandal
wanita tropis). Spesies ini mekar berulang kali dengan dua bunga,
memproduksi yang baru setelah lama yang jatuh. Periode berbunga sangat
panjang, membentang dari Spring sampai musim dingin. Spesies ini sangat
mirip dengan Paphiopedilum liemianum, tetapi yang terakhir memiliki daun hijau yang kuat, sementara di yang pertama mereka lebih jelas.
Anggrek selop memiliki habitat alaminya di lereng gunung berapi yang
sering hujan dan tebing kapur lembab. Ia lebih suka matahari untuk
naungan parsial dan tanah berkapur dengan lumut, pada ketinggian 200-700
meter (660-2,300 kaki) di atas permukaan laut.
Spesies ini banyak terdapat di Asia Tenggara (Indonesia, Timur dan
Barat Daya Jawa (Gunung Semeru, Lumajang) dan Sumatera Tengah).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar